Jul 14, 2021
0

Jakarta | 14 Juli 2021 - Layanan pinjaman (loan) adalah salah satu komponen dunia aset kripto yang sedang tumbuh masif. Layanan ini memungkinkan pemilik BTC, ETH atau kripto lain, yang harganya terkenal bervolatilitas tinggi, tidak menjualnya, melainkan mengambil pinjaman dalam bentuk stablecoin bernilai dolar AS.

Pada akhir Juni 2021, Presiden Fed Boston Eric Rosengren, mengatakan bahwa stablecoin USDT (kripto senilai dolar AS), berpotensi mendisrupsi pasar kredit tradisional di masa depan.

Pasalnya USDT sangat mudah diakses oleh siapa saja, tanpa melalui bank atau layanan konvensional lainnya, termasuk punya peran penting untuk urusan peminjaman uang.

"USDT berjalan di teknologi blockchain, sehingga bisa diakses oleh siapa saja, termasuk di Indonesia. Itulah yang membentuk maraknya layanan peminjaman (loan) kripto,"

ujar Andrey Svyatov, CEO PointPayCEO PointPay.io, yang bermarkas di Estonia, Selasa (13/7/2021) melalu e-mail.

Alasan Meminjam

Lalu mengapa kita harus mengambil pinjaman kripto seperti di PointPay? Misalnya, Anda saat ini Anda punya 1 Bitcoin (BTC) dan sedang membutuhkan uang tunai dalam waktu dekat.
Kemudian Anda yakin, dalam tiga bulan ke depan, BTC akan mengalami penguatan hebat dan Anda tidak ingin menjualnya.

Di sinilah pinjaman kripto berperan. Anda dapat meminjam uang melalui PointPay dengan menjaminkan BTC Anda untuk mendapatkan stablecoin USDT berdasarkan nilai jaminan Anda.
Sebagai contoh, Anda menjaminkan BTC untuk meminjam USDT senilai US$100 dan akan mengembalikannya dalam tiga bulan ke depan.

Ternyata, dalam kurun waktu tersebut, BTC telah tumbuh dua kali lipat, sedangkan Anda hanya perlu mengembalikan US$100 beserta komisi saja ke PointPay.
Dari contoh ini, Anda mendapat dua keuntungan. Pertama, Anda mendapatkan pinjaman cepat untuk kebutuhan mendesak.

Kedua, BTC Anda tetap utuh dan bahkan nilainya bertambah besar, sehingga ini adalah sebuah tawaran yang bagus bagi para investor kripto.

“Kita ambil contoh layanan loan di PointPay.io, Anda bisa meminjam Bitcoin (BTC) menggunakan jaminan berupa USDT. Misalnya, jika Anda ingin meminjam sebanyak 0,01 BTC (setara Rp5 juta per 3 Juli 2021), maka jaminannya berupa USDT sebesar 692,1366 (Rp10 juta), dengan rentang waktu 30 hari,” jelas Svyatov.

Anda juga memungkinkan menentukan jangka waktu pengembalian, mulai dari 7 hari hingga 2 bulan bahkan lebih.

Layanan loan juga fleksibel, karena calon peminjam bisa menentukan rasio antara nilai pinjaman dengan nilai jaminan (loan-to-value).
“Di PointPay, secara default kami menyarankan sebesar 50 persen dengan beban bunga rata-rata adalah 21,6 persen (APR),” tegas Svyatov.

Kripto PXP Sebagai Aspek Imbalan

PointPay menawarkan imbalan (reward), berupa keringanan bunga pinjaman. Caranya adalah menggunakan kripto PXP yang diterbitkan oleh perusahaan PointPay.
Pengguna mendapatkan persentase diskon, tergantung dari seberapa banyak kripto PXP yang dimiliki.


PointPay tak hanya mendukung kripto Bitcoin. Kripto lainnya tersedia di fitur loan ini adalah Ether (ETH), Litecoin (LTC), Bitcoin Cash (BCH), Tron (TRX) dan Chainlink (LINK).
Layanan loan di PointPay pun sangat mudah digunakan dan dipahami, karena begitu Anda memasukan jumlah yang ingin dipinjam, maka nilai jaminan yang dibutuhkan akan secara otomatis ditampilkan.


Selain itu, transparansi transaksi pun sudah tersedia, sehingga begitu jumlah pinjaman dan jaminan sudah tertulis, maka kita bisa langsung mengetahui berapa bunga harian dan tahunannya, perhitungan biaya dari bunga serta berapa biaya akhir yang harus dibayarkan nantinya, 
 

Tokoh Ternama Dukung Sistem Pinjaman Kripto

Pinjaman berbasis kripto didukung tokoh penting. Milyarder Mark Cuban pernah berpendapat perbankan “harus khawatir” sistem pinjaman digital, seperti DeFi (Decentralized Finance) ataupun CeFi (Centralized Finance).


Berdasarkan pandangan para tokoh di atas, bukan tidak mungkin layanan pinjaman kripto akan menjadi tren dunia, karena memiliki keunggulan telak dibandingkan layanan pinjaman tradisional.
 

About author

CHAINSIGHT

Chainsight adalah media untuk memberikan informasi yang terkini tentang perkembangan Blockchain dan Cryptocurrency. Anti-Centralization | Anti-Fractional Reserved | Anti-Fiat |