Nov 21, 2021
0

Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC Bank) sedang mempertimbangkan untuk membuat pertukaran kripto, kata CEO bank Helen Wong dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg Television hari ini.

CEO Bank OCBC yang merupakan bank terbesar kedua di Asia Tenggara ini sedang mencari pertukaran aset digital untuk memenuhi permintaan pelanggan.

“Kami sedang menyiapkan dan bank sedang melakukan beberapa pekerjaan yang serius untuk memenuhi kebutuhan pelanggan “dengan cara yang aman.” Kata Wong.

Pada akhir tahun lalu, OCBC yang berbasis di Singapura memiliki aset kelolaan senilai $121 miliar, menjadikannya bank terbesar kedua di Asia Tenggara.

Perlu diketahui bahwa saingan OCBC, DBS telah meluncurkan pertukaran kripto pada Desember 2020. DBS Vickers, cabang perantara bank, menerima lisensi untuk menawarkan layanan kripto dari Otoritas Moneter Singapura pada Oktober.