Apakah Bitcoin Cocok untuk Investasi Pensiun?
Haruskah Bitcoin Masuk dalam Portofolio Pensiun? Bitcoin adalah investasi berisiko tinggi. Meskipun potensi keuntungannya besar, volatilitasnya yang ekstrem, ketidakpastian regulasi, dan ancaman teknis membuatnya jauh dari aset yang stabil. Bagi investor yang toleran terhadap risiko tinggi, alokasi sebagian kecil dari portofolio pensiun ke Bitcoin dapat dipertimbangkan, tetapi bukan sebagai aset utama. Diversifikasi tetap menjadi strategi terbaik untuk investasi jangka panjang.
Skala Serangan Bybit 'Mengguncang', Eksekutif Keamanan Angkat Bicara
Peretasan Bybit pada 21 Februari 2025 mencatat sejarah sebagai pencurian aset kripto terbesar, dengan kerugian sekitar $1,5 miliar dalam bentuk ETH dan token ERC-20 lainnya. Serangan ini dikaitkan dengan Lazarus Group dari Korea Utara, yang dikenal sebagai dalang di balik berbagai serangan siber besar di dunia.
Bitcoin di ujian $100K, Pecahnya Harga atau Perangkap?
Meskipun Bitcoin mendekati level kunci $100K, pergerakan harga saat ini belum menunjukkan penembusan yang sah. Ada pola penjualan yang terjadi saat Wall Street masuk, sementara dukungan dari sesi Asia dan Eropa serta divergensi bullish pada RSI mengisyaratkan potensi kenaikan. Pemantauan terhadap dinamika likuiditas dan aliran pesanan, terutama dari "Purple Whale", sangat penting untuk menentukan apakah ini merupakan jebakan banteng atau penembusan sejati. Selain itu, pelemahan dolar AS memberikan angin belakang bagi aset kripto, menambah faktor yang harus diperhatikan oleh para investor dalam mengambil keputusan.
CEO Bybit Bahas Kemungkinan Rollback pada Blockchain Ethereum
CEO Bybit Ben Zhou menegaskan bahwa pertukaran akan berupaya sekuat tenaga untuk mendapatkan kembali dana yang dicuri melalui berbagai inisiatif, termasuk program bounty, kerjasama dengan penegak hukum, dan konsultasi dengan Ethereum Foundation. Mengenai usulan rollback blockchain Ethereum untuk mengembalikan kondisi sebelum peretasan Lazarus Group, Zhou menyatakan bahwa keputusan tersebut tidak bisa diambil oleh satu pihak saja, melainkan harus melalui proses voting yang melibatkan komunitas. Sementara itu, kelompok Lazarus terus menggerakkan dana yang dicuri untuk menyamarkan asal-usulnya, dan berbagai langkah, seperti pembekuan stablecoin dan pemblokiran transaksi dari dompet terkait, telah dilakukan oleh pihak-pihak terkait untuk menangani situasi ini.
Saran "Rollback" pada Ethereum Picu Kritik, Cek Disini Mengapa Hal Tersebut Tidak Relevan
Usulan rollback pada Ethereum untuk mengembalikan dana yang hilang akibat peretasan Bybit mendapat penolakan keras dari komunitas Ethereum. Para pengembang dan anggota inti menolak langkah tersebut karena dianggap bertentangan dengan prinsip desentralisasi dan integritas jaringan. Selain itu, secara teknis, rollback tidak memungkinkan karena arsitektur Ethereum yang menggunakan model akun. Peristiwa hard fork pada peretasan DAO 2016 menunjukkan bahwa solusi untuk kasus seperti itu adalah dengan melakukan transisi keadaan, bukan rollback secara langsung.