May 29, 2019

ChainsightNews | Dunia yang sekarang ini serba cepat. Semakin lamban suatu proses bisnis, maka akan semakin jauh ketinggalan. Hal yang sama terjadi dengan Transfer Money - Kirim Dana. Saat ini kita mengenal 3 sistem untuk cara pengiriman dana, yaitu:

1. Transfer antar bank (wire transfer)

- kekurangannya adalah perlu waktu cukup banyak untuk datang ke bank terdekat, biaya transfernya yang cukup besar, dan waktunya cukup lama, lebih dari 1 hari.

- kelebihannya adalah kita dibantu oleh pihak bank dan tentu saja, paling tertua.

2.  Layanan transfer uang (western union, money gram)

- kekurangannya adalah perlu waktu cukup banyak untuk datang ke "toko" terdekat, biaya transfernya lumayan murah waktu pengirimannya cepat namun tidak bisa dalam tempo 1 jam, jumlah uang yang di kirim terbatas, dan tidak tersedia disemua tempat.

- kelebihannya adalah kita dibantu oleh pihak "toko", tidak memerlukan nomor rekening bank, dan tentunya hanya memegang "kode" tertentu untuk mengklaim kepemilikan uang tersebut. 

3. Layanan Fintech (Paypal, Tranferwise)

- kekurangannya adalah hanya untuk yang melek teknologi, harus ada internet dan perangkatnya, waktu pengiriman bisa 2 hari lebih, limitasi dalam pengiriman dana.

- kelebihannya adalah semua proses dilakukan di perangkat yang terhubung ke Internet, exchange ratenya murah, prosesnya mudah dan cepat.

Proses yang tersebut diatas dapat di gambarkan demikian :

Namun, adakah yang lebih baik dan bagus daripada itu ?

Tentu saja jawabannya: YA !! yaitu dengan menggunkan Teknologi Blockchain. Sebagaimana yang telah diketahui bersama, jaringan internet yang digunakan oleh pihak Bank Konvensional , sangat jauh berbeda dengan Teknologi Blockchain. Di bank konvensional, cara untuk mentransfer adalah dengan menggunakan kode yang disebut dengan SWIFT (Society for World Wide Interbank Financial Telecommunication) dengan waktu mencapai 3-7 hari, sedangkan dengan Blockchain, misal menggunakan Stellar (XLM) hanya dalam beberapa menit dan potongan yang sangat kecil. Namun, disamping cara semua diatas, ada juga dengan cara manual. Bagaimana memanfaatkan transfer FREE antar bank dan waktu pengiriman hanya dalam hitungan detik. Namun, ada kelemahan ketika permintaan banyak, maka "operator" akan kesulitan untuk melakukan hal ini. Seperti dalam ilustrasi berikut ini:

Lalu, manakah pilihan terbaik ? 

Apakah Fintech adalah jawabannya?  Financial Technology memiliki beberapa ekosistem yang dikembangkan. Namun, karena keterbatasan pengenalan teknologi Blockchain, membuat Industri ini hanya dikuasi orang-orang tertentu saja. Sehingga semua harus berhubungan dengan Bank dan juga Payment Gateway yang dari sisi Regulasi dan Administrasi sangat tidak efektif untuk Era Digital masa kini.

Blockchain di Finance System akan segera menghilangkan bank dan payment gateway !! siap atau tidak, diterima atau tidak, diregulasi atau tidak, "anak-anak" blockchain dan crypto akan terus berjuang untuk membalikan system yang "centralized" menjadi "decentralized". Siapkan dirimu anak muda !!

salah satu contoh pengiriman "fiat" menggunakan jaringan Blockchain.

About author

Isybel Harto

Bell is Writter, Blockchain Developer, Crypto Trader, and Bitcoin Maximalist. Full support for any project with Blockchain Technology. You can find me at bell@chainsightnews.com or telegram : hotmanpariss