
SEC dan Gemini Sepakat Ajukan Penundaan Gugatan Hukum Selama 60 Hari
Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) serta Gemini Trust mengajukan permohonan bersama untuk menunda proses hukum selama 60 hari dalam kasus terkait program pinjaman kripto Gemini Earn.
Permohonan tersebut diajukan pada hari Selasa (01/04) di pengadilan federal Manhattan. Jika disetujui, semua tenggat waktu dalam gugatan SEC terhadap Gemini, yang pertama kali diajukan pada Januari 2023, akan ditangguhkan.
Dalam dokumen yang ditandatangani oleh pengacara kedua pihak, disebutkan bahwa penundaan ini bertujuan untuk "mengeksplorasi kemungkinan penyelesaian" dan dianggap "menghemat sumber daya pengadilan". Namun, tidak dijelaskan apakah penyelesaian tersebut akan berupa kesepakatan damai, pembatalan kasus, atau bentuk lain dari perjanjian.
Jika permohonan disetujui, SEC dan Gemini berencana mengajukan laporan status bersama setelah periode 60 hari berakhir.
SEC sebelumnya menuduh bahwa bursa milik Cameron dan Tyler Winklevoss gagal mendaftarkan program Gemini Earn sebelum menawarkannya kepada investor ritel.
Perubahan Sikap SEC terhadap Industri Kripto
Sikap SEC terhadap industri kripto tampaknya mengalami pelonggaran dalam beberapa bulan terakhir. Pada Februari 2024, Genesis—perusahaan yang menampung $900 juta dari sekitar 340.000 pelanggan Gemini Earn pada 2022—menyetujui denda $21 juta untuk menyelesaikan bagiannya dalam kasus ini.
Genesis menghentikan penarikan pelanggan pada November 2022, menyusul kehancuran pasar setelah kebangkrutan FTX, dan akhirnya mengajukan pailit pada Januari 2023.
Di bawah kepemimpinan Mark Uyeda, yang kini menjabat sebagai ketua sementara SEC, badan regulator ini telah membatalkan kasus terhadap Coinbase dan Binance serta menarik ancaman hukum terhadap Robinhood, Uniswap, dan OpenSea.
Langkah ini menandai pergeseran dari pendekatan ketat yang diterapkan oleh mantan Ketua SEC, Gary Gensler, yang selama masa jabatannya menggambarkan pasar kripto sebagai "Wild West" dan gencar melakukan tindakan penegakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan besar di industri ini.