
Trump Sebut Memecoin Miliknya 'Terbaik dari Semuanya,' Harga Token TRUMP Melonjak
Presiden AS Donald Trump secara terbuka mendukung token kripto Official Trump (TRUMP) melalui unggahan di media sosial TruthSocial pada hari Minggu (24/3). Promosi langsung dari Trump ini memicu lonjakan harga token berbasis Solana tersebut, meski diikuti dengan volatilitas tinggi.
"SAYA SANGAT MENYUKAI $TRUMP—SANGAT KEREN!!! Yang Terbaik dari Semuanya!!!!!!!!!!!!!!!" tulis Trump. Sesaat setelah unggahan tersebut, harga token TRUMP sempat menyentuh $12,25 sebelum kembali berfluktuasi.
Berdasarkan data CoinGecko, TRUMP naik 7,7% dalam sehari ke level $11,67. Namun, token ini masih turun 84% dari harga tertinggi sepanjang masa sebesar $73,4 saat pertama kali diluncurkan pada Januari lalu.
Menurut Luis Buenaventura, kepala divisi kripto di GCash, pergerakan harga ini menunjukkan bahwa pasar tidak lagi terlalu antusias terhadap token TRUMP. Meski begitu, ia menyebut bahwa investor masih melihat potensi keuntungan jangka pendek dari aset tersebut.
Kekhawatiran Etika dan Konstitusional Token TRUMP
Dukungan langsung dari seorang presiden yang masih menjabat terhadap aset kripto yang menguntungkan bisnis pribadinya telah menimbulkan kekhawatiran dari berbagai pihak, termasuk pengawas etika dan pakar hukum.
Andrew Rossow, pengacara media digital dan CEO AR Media, mengatakan bahwa tindakan Trump ini menciptakan preseden berbahaya dengan memanfaatkan jabatan publik untuk keuntungan finansial pribadi.
Rossow mengungkapkan tiga potensi pelanggaran konstitusi dalam keterlibatan Trump dengan token TRUMP.
Pertama, Emoluments Clause (Pasal 1, Ayat 9) melarang presiden menerima keuntungan finansial dari entitas domestik atau pemerintah asing tanpa persetujuan Kongres. Kepemilikan TRUMP token yang memungkinkan investor asing untuk membeli secara anonim berpotensi melanggar klausul ini dengan membuka peluang keuntungan finansial tidak langsung atau pengaruh asing terhadap kebijakan AS.
Kedua, Separation of Powers (Pasal II, Ayat 3) mewajibkan presiden untuk menegakkan hukum secara adil. Dengan mempromosikan aset keuangan yang terhubung dengan kepentingan pribadinya, Trump berisiko merusak kredibilitas lembaga pengawas seperti SEC dan CFTC.
Ketiga, berdasarkan Amandemen Kelima yang menjamin Equal Protection and Due Process, Rossow menyebut bahwa dukungan Trump terhadap token ini dapat menciptakan persaingan tidak sehat di pasar kripto, yang merugikan pesaing lainnya.
Dokumen resmi proyek TRUMP menunjukkan bahwa CIC Digital LLC—perusahaan yang terdaftar dalam laporan keuangan Trump—bersama dengan Fight Fight Fight LLC, menguasai sekitar 80% pasokan token TRUMP. Dengan kepemilikan mayoritas ini, entitas tersebut berpotensi meraup keuntungan besar dari peningkatan aktivitas perdagangan dan kenaikan harga token.
Rossow menegaskan bahwa hukum etika federal melarang pejabat publik terlibat dalam aktivitas yang menimbulkan konflik kepentingan antara tugas publik dan kepentingan pribadi. Dengan kepemilikan besar atas TRUMP token, keterlibatan Trump dianggap bertentangan langsung dengan tugasnya sebagai presiden dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang netral.
Awal bulan ini, World Liberty Financial—proyek keuangan terdesentralisasi yang dikaitkan dengan keluarga Trump dan DT Marks DEFI LLC—dilaporkan meraup keuntungan sekitar $390 juta dari putaran kedua penjualan tokennya.