Akhir Perjalanan CFAK!
Bitcoin menggunakan sistem peer-to-peer (P2P). Namun, sistemnya beroperasi tanpa penyimpanan atau administrator tunggal, di mana Departemen Keuangan AS menganggap Bitcoin sebagai mata uang yang terdesentralisasi. Tidak seperti mata uang lain pada umumnya, Bitcoin tidak bergantung pada satu penerbit utama. Sebaliknya, Bitcoin menggunakan database terdistribusi yang disebarkan ke node-node dalam jaringan P2P untuk mencatat transaksi.
Bitcoin History Development dan Future
Selama sejarah bitcoin, cryptocurrency ini telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa pesat. Pada awalnya, bitcoin hanyalah sebuah proyek eksperimen yang diusulkan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2008. Namun, dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, bitcoin telah berkembang menjadi salah satu aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia.
Upbit Diselidiki di Korea Selatan atas 600 Ribu Pelanggaran KYC
Bursa cryptocurrency terkemuka asal Korea Selatan, Upbit, sedang diselidiki di Korea Selatan karena diduga melakukan pelanggaran berat dalam prosedur Know Your Customer (KYC). Menurut laporan dari Maeil Business Newspaper yang diterbitkan pada 14 November 2024, Financial Intelligence Unit (FIU) yang berada di bawah Financial Services Commission (FSC) Korea Selatan, menemukan indikasi pelanggaran KYC yang melibatkan sekitar 500.000 hingga 600.000 akun di Upbit.
Survei: Investor Turki Lebih Pilih Kripto daripada Properti dan Saham
Menurut survei terbaru oleh bursa kripto Turki, Paribu, investor Turki lebih menyukai investasi kripto daripada aset tradisional seperti real estat dan saham. Survei menunjukkan bahwa Emas merupakan pilihan investasi teratas bagi responden, di mana 56?ri mereka memilihnya, disusul mata uang asing yang berada di urutan kedua. Selanjutnya, aset kripto lebih disukai oleh 30% partisipan. Sementara itu, investasi tradisional seperti real estat mengalami penurunan preferensi, dari 30% pada tahun 2023 menjadi 26% pada tahun 2024.
Investasi Institusional di Solana DApps Mencapai Rp2,7 Triliun di Q3
Investasi institusional dalam aplikasi blockchain berbasis Solana meningkat kembali selama pada kuartal ketiga tahun 2024. Menurut laporan terbaru dari platform analisis kripto Messari, decentralized applications (DApps) Solana menarik $173 juta (Rp2,7 triliun) dalam 29 putaran pendanaan selama bulan Juli hingga September 2024. Investasi ini mencerminkan kenaikan sebesar 54?ri kuartal sebelumnya. Tapi, meskipun total nilai investasi naik, jumlah putaran pendanaan justru turun 37%.
Tags
- daftar kripto legal Indonesia
- self-custody crypto Brasil
- Hashrate Bitcoin
- kripto dan pajak global
- akuisisi Deribit
- data aggregator kripto
- proyek AI kripto terbaru
- diskon token kripto
- Pencurian crypto
- risiko sentralisasi blockchain
- umur rig penambangan
- infrastruktur domain modern
- Unity vulnerability 2025
- pusat blockchain New York
- Luke Dashjr