Crypto Biz: Bull Run Bitcoin Belum Berakhir, Ini Alasannya
Pasar bullish Bitcoin masih jauh dari kata berakhir meskipun mengalami volatilitas tinggi dan tekanan dari kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump. Meskipun Februari 2025 menjadi bulan terburuk bagi Bitcoin dalam satu dekade, data PMI manufaktur menunjukkan bahwa siklus bisnis masih dalam fase ekspansi, dengan puncak Bitcoin diperkirakan terjadi pada akhir 2025 atau awal 2026. Di sisi lain, kebijakan cadangan kripto nasional Trump mendapat kritik dari para pemimpin industri, yang berpendapat bahwa hanya Bitcoin yang layak dimasukkan dalam cadangan tersebut. Sementara itu, perusahaan investasi seperti Metaplanet terus meningkatkan kepemilikan Bitcoin mereka, mencerminkan keyakinan investor terhadap aset digital ini.
Dompet Kripto Senilai Lebih dari $400 Juta Terkait Darknet Nucleus Kembali Aktif Setelah 9 Tahun
Dompet kripto terkait marketplace darknet Nucleus kembali aktif setelah sembilan tahun tidak beroperasi, memindahkan dana senilai $77,5 juta dalam Bitcoin, sementara $365 juta masih tersimpan di dompet utama. Aktivasi kembali dompet ini terjadi di tengah meningkatnya harga Bitcoin yang telah mencapai level tertinggi sepanjang masa sekitar $108.000, mendorong banyak dompet lama untuk kembali aktif. Fenomena ini bukan yang pertama, karena sejak 2023, berbagai dompet era awal Bitcoin telah mulai bergerak kembali, termasuk dompet dari era Satoshi. Selain faktor harga, perkembangan teknologi seperti komputasi kuantum juga disebut berpotensi membuka kembali akses ke dompet lama yang selama ini dianggap hilang, yang dapat membawa lebih banyak Bitcoin ke dalam sirkulasi pasar.
4 Alasan Mengapa Harga Solana (SOL) Bisa Melonjak Kembali ke $180
Agar harga Solana (SOL) bisa kembali mencapai $180, empat faktor utama harus diatasi. Pertama, aktivitas on-chain Solana perlu pulih, terutama di sektor NFT, staking, dan DeFi, yang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Kedua, minat dari trader leverage harus meningkat, karena saat ini funding rate negatif menunjukkan kurangnya kepercayaan terhadap reli harga SOL. Ketiga, dominasi bot Maximum Extractable Value (MEV) di jaringan Solana perlu dikurangi, karena aktivitas mereka cenderung menciptakan manipulasi harga yang merugikan pengguna ritel. Keempat, dukungan dari proyek terkait Donald Trump, seperti World Liberty Financial, bisa menjadi katalis positif bagi SOL, terutama jika investasi mulai mengalir ke ekosistem Solana. Jika keempat tantangan ini bisa diatasi, SOL memiliki peluang besar untuk kembali ke level $180 dan melanjutkan tren bullish-nya.
Scott Bessent: AS akan Mengandalkan Stablecoin untuk Mempertahankan Hegemoni Dolar
Pemerintah Amerika Serikat, di bawah pemerintahan Trump, berencana memanfaatkan stablecoin sebagai alat untuk mempertahankan dominasi dolar AS sebagai mata uang cadangan global. Menteri Keuangan Scott Bessent menegaskan komitmen untuk mengembangkan regulasi stablecoin yang sesuai dengan tujuan ini.
Tren dan Proyeksi Pasar Tokenisasi RWA untuk Tahun 2025
Tokenisasi aset dunia nyata (RWA) semakin berkembang pesat dan diperkirakan akan menjadi salah satu tren utama di dunia keuangan pada 2025. Dengan mengubah aset tradisional seperti real estat, obligasi, dan utang menjadi token digital yang dapat diperdagangkan di blockchain, tokenisasi menghadirkan efisiensi, transparansi, dan likuiditas yang lebih tinggi dibandingkan metode keuangan konvensional.
Tags
- blockchain anggaran negara
- Transaction Per Second dalam Crypto
- Xi Jinping
- mining Bitcoin berkelanjutan
- korupsi Donald Trump
- PBOC yuan digital
- dukungan developer Web3
- stablecoin Afrika
- Carney vs Poilievre crypto
- Chiper
- aset perusahaan kripto
- kebijakan kripto UK
- Love Island kripto
- pasar token saham
- Metaplanet